Mikoriza: Jamur Baik Sejuta Manfaat untuk Pertanian Berkelanjutan
Karlina Indah / 12 Mar 2025
Tanam cabai di transisi musim penghujan ke musim kemarau seperti ini memang banyak sekali tantangan yang akan di hadapi, salah satunya yaitu kendala kekurangan air khususnya nanti pada saat tanaman sudah memasuki fase generatif. Salah satu dampak yang akan di rasakan petani karena kekurangan air tersebut yaitu rontoknya bunga dan produktivitas buah kurang maksimal. Salah satu pencegahan yang bisa dilakukan petani untuk meminimalisir hal tersebut yaitu dengan aplikasi Mikoriza. Mikoriza adalah simbiosis asosiasi antara jamur dan tanaman yang mengkolonisasi jaringan korteks akar tanaman, terjadi selama masa pertumbuhan aktif tanaman tersebut, bentuk symbiosis yang terjadi yaitu mutualiasme atau saling menguntungkan bagi mikoriza dan bagi tanaman. Dalam symbiosis ini, jamur membantu tanaman menyerap air dan nutrisi, sementara tanaman menyediakan karbon organik sebagai sumber energi bagi jamur.Terdapat dua jenis mikoriza yang bermanfaat bagi tanaman.
2 Jenis Mikoriza : Jamur Baik Sahabat Petani
Terdapat dua jenis mikoriza yang digunakan di dunia pertanian, yaitu endomikoriza dan ektomikoriza. Endomikoriza merupakan jenis mikoriza yang hidup di dalam sel akar dan membentuk hubungan langsung antar sel – sel akar. Endomikoriza ini pertumbuhannya sangat bergantung pada keberadan tanaman inang. Jadi apabila tanaman mati endomikoriza juga mati. Endomikoriza banyak ditemui atau digunakan untuk budidaya tanaman hortikultura. Sedangkan ektomikoriza merupakan jenis mikoriza di mana seluruh struktur fungi menyelubungi masing – masing cabang akar dalam selubung atau mantel hifa, yang mana hifa hanya menembus antarsel korteks akar. Ektomikoriza ini umum ditemukan pada tanaman kayu seperti pinus dan ekaliptus. Perbedaan dari keduanya bisa di lihat di bawah ini:
Mikoriza : Tak Kasat Mata Sejuta Manfaat
Kecil tapi berdampak besar menggambarkan manfaat dari Mikoriza. Meskipun keberadaannya sering kali tidak kasat mata, jamur ini memiliki peran yang sangat besar dalam ekosistem dan pertanian. Mikoriza memiliki berbagai manfaat yang menjadikannya solusi alami untuk meningkatkan produktivitas pertanian tanpa mengandalkan pupuk dan pestisida kimia secara berlebihan. Berikut adalah beberapa manfaat utama mikoriza: Apa saja manfaatnya? Bisa baca penjelasan lengkapnya di bawah ini:
1. Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap cekaman kekeringan sehingga sangat direkomendasikan di musim kemarau. Rusaknya jaringan korteks akibat kekeringan dan matinya sel akar tidak berpengaruh signifikan pada akar bermikoriza. Ektomikoriza mampu menyerap air yang ada pada pori tanah di saat akar tanaman tidak mampu lagi menyerap air. Sedangkan hifa eksternal endomikoriza dapat memperluas area penyerapan air di dalam tanah yang menyebabkan jumlah air yang diserap meningkat. Berikut contoh akar tanaman yang diaplikasikan mikoriza:
2. Membantu meningkatkan serapan unsur hara khususnya unsur Phospat. Unsur Phospat dibutuhkan mulai dari berkecambah sampai panen dan menjadi sumber energi, karena peran dan kebutuhannya yang sangat penting bagi tanaman ketersediaan unsur Phospat ini harus diperhatikan. Sebenarnya di dalam tanah, unsur Phospat tersedia dalam jumlah melimpah namun unsur tersebut tidak disajikan dalam bentuk yang bisa diserap tanaman. Penggunaan Mikoriza dapat mengubah unsur Phospat yang tidak bisa diserap tanaman menjadi bentuk siap di serap oleh tanaman. Dengan penggunaan mikoriza ini menyebabkan ketersediaan unsur hara yang bisa diserap tanaman tinggi yang berakibat menghemat penggunaan pupuk kimia ataupun pupuk yang kita berikan lebih termanfaatkan tidak terbuang sia – sia
3. Meningkatkan ketahanann terhadap penyakit. Patogen akar menginfeksi jaringan korteks akar yang belum masak (masih muda) serta menyebabkan nekrosis. Mantel dari ektomikoriza sebagai penghalang fisik melindungi akar tanaman dari patogen. Selain itu beberapa genus ektomikoriza seperti Lactarius, Cortinarius dan Hygrophorus menghasilkan zat antifungi terhadap jamur Ralstonia solanacearum, Phytium debaryanum dan F. Oxysporum. Selain itu, mikoriza menggunakan hampir semua kelebihan karbohidrat sehingga tercipta lingkungan yang tidak cocok untuk patogen. Akar tanaman yang sudah diinfeksi mikoriza tidak dapat diinfeksi oleh cendawan patogen yang menunjukan adanya kompetisi. Mekanisme lain yang dilakukan mikoriza untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit yaitu dengan menginduksi produksi senyawa sinyal seperti jasmonat (JA) dan etilen (ET) yang berperan dalam Induksi Ketahanan Sistemik tanaman yang menyebabkan aktivasi mekanisme pertahanan alami dari dalam tubuh tanaman seperti produksi enzim pertahanan (peroksidase, polifenol oksidase) dan meningkatkan senyawa antimikroba (fenolik, flavonoid).
4. Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stress lingkungan, khususnya lingkungan, cekaman nutrisi, suhu ekstrem. Mikoriza membantu menjaga keseimbangan air dalam sel tanaman dan meningkatkan ketahanan akar terhadap suhu yang ekstrem. Dengan adanya mikoriza, akar tanaman tetap berfungsi optimal meskipun suhu tanah berubah drastis. Selain itu, Tanaman yang bersimbiosis dengan mikoriza cenderung menghasilkan lebih banyak senyawa antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan akibat stres oksidatif yang disebabkan oleh suhu tinggi atau rendah. Mekanisme lain dalam hal meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stress lingkungan yaitu mikoriza meningkatkan kapasitas retensi air di dalam tanah dan memperbaiki struktur tanah sehingga tanaman lebih tahan terhadap kondisi kering atau suhu beku yang bisa merusak jaringan tanaman. Mikoriza juga merangsang produksi hormon seperti auksin dan sitokinin yang membantu tanaman beradaptasi terhadap stres lingkungan, termasuk perubahan suhu ekstrim.
Mikoriza merupakan solusi alami dan berkelanjutan dalam meningkatkan produktivitas pertanian tanpa merusak lingkungan. Dengan memanfaatkan mikoriza, petani dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk dan pestisida kimia, meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stres lingkungan, serta menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penerapan mikoriza di sektor pertanian sangat dianjurkan untuk mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Cari
KATEGORI : |
|---|
| Berita Inspirasi |
| Solusi Masalah |
| Kiat Pertanian |
| Pengetahuan |
Rekomendasi Produk : |
|---|
| POWERSOIL |
Tags : |
|---|
| Lain-lain |
Rekomendasi Produk : |
|---|
| POWERSOIL |